Sabtu, 19 April 2014 | Selamat Datang
16 : 24 PDIP Akan Perbaiki DCS, Beberapa Caleg Berpindah Dapil Panwaslu Tegur Jokowi, PDIP Harus Sadar Diri KPK Sita Tiga Mobil dari DPP PKS KPK Periksa Perwira Polri terkait Simulator SIM Kasus Impor Daging, KPK Periksa Kerabat Anis Matta Majelis Mujahidin Akan Gugat Pancasila Sebagai Dasar Negara ke MK Demokrat Belum Coret Tersangka Korupsi dari Daftar Caleg Ahok Ancam Guru Honorer yang Demo Ahok Sudah Prediksi e-KTP Akan Bermasalah Jokowi Diharapkan Tinjau Seleksi Camat & Lurah 2015, Pilkada Dilakukan Secara Serentak UU Parpol Digugat ke MK Gereja-gereja Indonesia Gelar 'Celebration of Unity' Tokoh Bulutangkis Karsono Meninggal Polisi Papua Barat Berhasil Temukan Barak Pelatihan Anggota OPM Jokowi Pusing Dokumen Hambat Proyek Monorel PDIP Klaim Jokowi Kantongi Izin Kampanye di Bali BKN Keluhkan Perilaku Pejabat Daerah Urus Pegawai Warga Saudi Terlibat Bom Gereja Di Tanzania Ahok: Pengganti Dirut Ancol Harus Orang Dalam

Translator

Popular

Renungan

Politik Hati Nurani: Santun>Bersih

Rasul Paulus nabi apostolik universal dengan dogma Roh Kudus ajaran ubah konstitusi kerajaan kafir jadi negara di mana Tuhan yang Esa (Elohim, Alahim, Allah) memerintah.

Dasar Imam Agung Jahudi>Islam nyatakan Dia Pendiri/Masab/Sekte Nasrani (Nashara) dengan Ideologi Iman (Pistiokrasi) dengan doktrin politik hati nurani (Hanura). Pangkatnya Kristen santun bersih. Allah bertahta pada Hati Rakyat (Kis 24:5, 11;25-26, 1 Kor7:6;Ef3:12

Lagu " Kumenang"

Robinson Togap Siagian

Suara Pembaca

Roh Kudus Menyertai Kita

YOH 14 ;15 Jika kamu mengasihi AKU , kamu menuruti perintah-KU. 16 AKU akan minta kepada BAPA , dan DIA akan memberi padamu Seorang PENOLONG yang lain , supaya IA menyertai kamu selama-lamanya .   17 yaitu ROH KUDUS , Dunia tidak menerima DIA , sebab tidak melihat DIA dan tidak mengenal DIA .    Tetapi kamu mengenal DIA , sebab IA menyertaimu dan diam didalam kamu >RENUNGAN ; ROH KUDUS menyertai dan diam didalam kita ! HALELUYA HALELUYA

Basirun Sinaga

 
Repot?

Ketika seseorang bertanya dari (sms) buat apa repot-repot mengirim ayat emas tiap minggu? Jawaban ada di >> Jos.1:8: Kita tidak boleh lupa mempercakapkan taurat Tuhan siang dan malam. "selamat beribadah"

-Pdm Togar L Tobing-

 
Jarak Terdekat Masalah

MAZMUR 4 ; 2 Apabila aku berseru ,jawablah aku , ya TUHAN , yang membenarkan aku . Di dalam kesesakan , ENGKAU memberi kelegaan kepada-ku . Kasihanilah aku dan dengarkan lah doa-ku ! >RENUNGAN ; Jarak terdekat antara suatu masalah dengan pemecahan masalah tersebut adalah jarak di antara lutut kita dengan lantai . >Selamat mencoba bagi kita yang mungkin membutuhkan pemecahan suatu masalah yang kerap terjadi !HALELUYA YESUS TUHAN MEMBERKATI !

Basirun Sinaga

 
Timotius Murib : Lahir dari Anak Penginjil, Siap Perjuangkan Hak Dasar Orang Asli Papua PDF Cetak E-mail Dibaca: 1725
PostAuthorIcon CenderawasihPos.com/Isak Womsiwor    PostDateIcon Senin, 19 September 2011 09:57

Lebih Dekat dengan Ketua MRP Papua Terpilih Timotius Murib

Timotius MuribTiga pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) jilid II masing-masing Timotius Murib (ketua), Pdt. Hofni Simbiak,STh (wakil ketua I) dan Engelberta Kotorok,SE (wakil ketua II) akhirnya resmi dilantik penjabat Gubernur Papua, Dr. Drs. Syamsul Arief Rivai di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, di Jayapura, Kamis (15/9). Bagaimana komitmen mereka?.

Ketua MRP Papua jilid II yang baru Timotius Murib mungkin belum banyak dikenal masyarakat Papua, kecuali di daerah Nabire dan Puncak Jaya. Namun saat ini namanya pun mulai melejit ketika dirinya terpilih sebagai wakil Ketua I MRP jilid II saat pemilihan unsur pimpinan MRP sewaktu MRP belum terpecah menjadi MRP Papua Barat dan Papua, dan ketika itu dirinya terpilih menjadi wakil ketua, sedangkan ketuanya saat itu adalah Dorkas Duaramuri dari Papua Barat.

Namun setelah anggota MRP Papua Barat memisahkan diri, akhirnya dan dilakukan pemilihan lagi untuk MRP Papua, Timotius Murib secara resmi terpilih oleh anggota MRP Papua menjadi Ketua MRP Papua periode 2011-2016.

Saat ditemui oleh Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, mantan Ketua DPRD Puncak Jaya periode 2004-2009 ini, terlihat cukup sederhana, mudah senyum dan ramah.

Ya, sosok Timotius Murib memang masih terbilang muda, namun jangan dulu tanya soal pengalaman politiknya, sebab dua kali dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Puncak Jaya sejak 2000-2004, bahkan sempat juga menduduki jabatan ketua DPRD Puncak Jaya 2004-2009.

Timotius Murib sendiri merupakan orang yang sederhana, karena dirinya memiliki latar belakang dari orang tua sebagai penginjil di wilayah Distrik Vawi, Kabupaten Puncak, sehingga membuat Timotius begitu dekat dengan komonitas adatnya, bahkan ketika masih menjabat sebagai anggota DPRD termasuk ketua DPRD Puncak Jaya, dirinya selalu dengan gigih memperjuangkan persoalan hak-hak dasar adat orang Puncak Jaya.

Tak heran ketika tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD Puncak Jaya, komunitas adat dari Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Puncak Jaya pun datang ke rumahnya untuk meminang dirinya agar mencalonkan menjadi anggota MRP, diri sebagai wakil adat dari wilayah Puncak Jaya.

"Tahun 2009, ketika itu saya mencalonkan diri maju sebagai Bupati di Nabire sehingga meninggalkan jabatan Ketua DPRD Puncak Jaya ternyata saya gagal. Saat itulah LMA Puncak Jaya dari lima koordinator distrik datang ke rumah saya, dan meminang saya menjadi calon anggota MRP,"jelasnya.

Kata Timotius, alasan LMA datang meminangnya, sebab LMA Puncak Jaya melihat bahwa ketika dirinya menjabat sebagai anggota DPRD dan Ketua DPRD Puncak Jaya, ternyata menunjukan kinerja yang bagus, sehingga LMA berharap dirinya kembali memperjuangkan adat, namun bukan lagi melalui DPRD, namun melalui jalur MRP.

"Menurut penilaian LMA saya bekerja sangat bagus, sehingga mereka meminta saya untuk melanjutkan pekerjaan saya guna kepentingan masyarakat adat melalui MRP, sehingga saya mencalonkan diri, dan kini menjadi Pimpinan MRP," ungkapnya.

Saat disinggung soal komitmennya untuk membawa MRP ke depan? Timotius menjelaskan bahwa dirinya bersama dengan anggota yang lain sudah berkomitmen untuk membawa MRP ini sebagai wadah untuk mengangkat, dan melindungi hak-hak dasar orang asli Papua, sesuai dengan amanat undang-undang otsus, namun bukan berarti MRP akan terlepas dari lembaga lain di daerah, karena MRP merupakan lembaga negara yang ada di daerah, maka MRP wajib bermitra dengan lembaga lain di daerah ini, untuk memikirkan masyarakat Papua terutama masyarakat asli Papua, sehinga mereka bisa menjadi tuan di tanahnya sendiri sesuai dengan amanat undang-undang Otsus.

"Kepercayaan yang diberikan oleh teman-teman merupakan tugas dan tanggungjawab yang berat, namun saya dan teman-teman sudah berkomitmen untuk bekerja bagi rakyat Papua, sehingga mereka benar-benar menjadi tuan di negerinya sendiri," tambahnya.

Timotius menegaskan, dirinya akan perjuangkan juga adalah soal bagaimana agar dana Otsus tersebut harus dipisahkan dengan APBD, sehingga MRP akan lebih mudah mengawasi, mulai dari perecanaan, pengawasan sampai dengan pertangungjawaban.

"Ini bukan rahasia, sebab dari evaluasi teman-teman MRP periode yang lalu, dimana MRP tidak pernah diajak oleh eksekutif untuk duduk bersama-sama membicarakan soal dana otsus, oleh karena itu kita berharap gubernur yang baru dan DPRP agar paham otsus, ajaklah kami sejak angaran otsus mulai dikucurkan, sehingga kita bisa ikut mengawasi,"tuturnya.*CenderawasihPos.com/Isak Womsiwor

Bio data:

Nama Lengkap : Timotius Murib.

TTL : Paniai,39 agustus 1972

Istri : Merry Nawipa.

anak :3

Pendidikan:

-SDN Mulia

-SMPN Nabire

-SMA Yapis Nabire

Pengalaman Organisasi:

-sekertaris forum Komunikasi pemuda dan pelajar Pegunungan tengah se-papua.

-Ketua Fraksi PDIP DPC Puncak Jaya 2000-2004

-Sekjen Partai Bulang Bintang (PBB) 2004-2009

Pengalaman Karier:

-anggota DPRD Puncak jaya 2000-2004

-Ketua DPRD Puncak jaya 2004-2009

-Ketua MRP sekarang

Bagikan Artikel Ini :