Senin, 21 April 2014 | Selamat Datang
16 : 36 PDIP Akan Perbaiki DCS, Beberapa Caleg Berpindah Dapil Panwaslu Tegur Jokowi, PDIP Harus Sadar Diri KPK Sita Tiga Mobil dari DPP PKS KPK Periksa Perwira Polri terkait Simulator SIM Kasus Impor Daging, KPK Periksa Kerabat Anis Matta Majelis Mujahidin Akan Gugat Pancasila Sebagai Dasar Negara ke MK Demokrat Belum Coret Tersangka Korupsi dari Daftar Caleg Ahok Ancam Guru Honorer yang Demo Ahok Sudah Prediksi e-KTP Akan Bermasalah Jokowi Diharapkan Tinjau Seleksi Camat & Lurah 2015, Pilkada Dilakukan Secara Serentak UU Parpol Digugat ke MK Gereja-gereja Indonesia Gelar 'Celebration of Unity' Tokoh Bulutangkis Karsono Meninggal Polisi Papua Barat Berhasil Temukan Barak Pelatihan Anggota OPM Jokowi Pusing Dokumen Hambat Proyek Monorel PDIP Klaim Jokowi Kantongi Izin Kampanye di Bali BKN Keluhkan Perilaku Pejabat Daerah Urus Pegawai Warga Saudi Terlibat Bom Gereja Di Tanzania Ahok: Pengganti Dirut Ancol Harus Orang Dalam

Translator

Popular

Renungan

Politik Hati Nurani: Santun>Bersih

Rasul Paulus nabi apostolik universal dengan dogma Roh Kudus ajaran ubah konstitusi kerajaan kafir jadi negara di mana Tuhan yang Esa (Elohim, Alahim, Allah) memerintah.

Dasar Imam Agung Jahudi>Islam nyatakan Dia Pendiri/Masab/Sekte Nasrani (Nashara) dengan Ideologi Iman (Pistiokrasi) dengan doktrin politik hati nurani (Hanura). Pangkatnya Kristen santun bersih. Allah bertahta pada Hati Rakyat (Kis 24:5, 11;25-26, 1 Kor7:6;Ef3:12

Lagu " Kumenang"

Robinson Togap Siagian

Suara Pembaca

Roh Kudus Menyertai Kita

YOH 14 ;15 Jika kamu mengasihi AKU , kamu menuruti perintah-KU. 16 AKU akan minta kepada BAPA , dan DIA akan memberi padamu Seorang PENOLONG yang lain , supaya IA menyertai kamu selama-lamanya .   17 yaitu ROH KUDUS , Dunia tidak menerima DIA , sebab tidak melihat DIA dan tidak mengenal DIA .    Tetapi kamu mengenal DIA , sebab IA menyertaimu dan diam didalam kamu >RENUNGAN ; ROH KUDUS menyertai dan diam didalam kita ! HALELUYA HALELUYA

Basirun Sinaga

 
Repot?

Ketika seseorang bertanya dari (sms) buat apa repot-repot mengirim ayat emas tiap minggu? Jawaban ada di >> Jos.1:8: Kita tidak boleh lupa mempercakapkan taurat Tuhan siang dan malam. "selamat beribadah"

-Pdm Togar L Tobing-

 
Jarak Terdekat Masalah

MAZMUR 4 ; 2 Apabila aku berseru ,jawablah aku , ya TUHAN , yang membenarkan aku . Di dalam kesesakan , ENGKAU memberi kelegaan kepada-ku . Kasihanilah aku dan dengarkan lah doa-ku ! >RENUNGAN ; Jarak terdekat antara suatu masalah dengan pemecahan masalah tersebut adalah jarak di antara lutut kita dengan lantai . >Selamat mencoba bagi kita yang mungkin membutuhkan pemecahan suatu masalah yang kerap terjadi !HALELUYA YESUS TUHAN MEMBERKATI !

Basirun Sinaga

 
Ba'asyir: Jihad dengan Bom Itu Salah PDF Cetak E-mail Dibaca: 634
PostAuthorIcon sinarharapan.co.id/Lili Sunardi    PostDateIcon Rabu, 05 Oktober 2011 06:27

Ba'asyir: Jihad dengan Bom Itu SalahJakarta - Amir Jemaat Ansarut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba'asyir mengatakan, bom bunuh diri yang dilakukan atas nama jihad merupakan pemahaman yang keliru dan lebih mengedepankan emosi sesaat.

"Pengeboman di Solo itu salah, yang di Cirebon juga salah. Ngawur itu, tidak boleh seperti itu, ngebom seenaknya. Itu hanya berdasarkan emosi saja, bukan berdasarkan syariat," katanya di Jakarta, Senin (3/10).

Ia menegaskan, JAT memang memiliki garis untuk jihad dengan angkat senjata, tetapi belum bisa dilaksanakan saat ini karena belum mampu. Dengan begitu, jika ada yang melakukan jihad dengan melakukan bom bunuh diri, dipastikan hal tersebut merupakan pemahaman yang keliru dari jihad.

Selain itu, dia juga menyampaikan, JAT tidak bisa dibubarkan karena bukan organisasi. "JAT itu bukan organisasi, jadi nggak bisa dibubarkan. JAT itu seperti salat berjamaah, jadi tidak perlu izin segala macam," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, JAT tidak dapat disalahkan atas bom bunuh diri yang selama ini terjadi, sebab aksi bom tersebut merupakan masalah perseorangan pelakunya.

"Itu memang sengaja diarahkan ke saya untuk memperberat saja. Umpamanya ada polisi mencuri, kan tidak bisa lembaganya disalahkan. Karena itu lebih ke urusan pribadinya. Seperti itu juga dengan JAT," tuturnya. *sinarharapan.co.id/Lili Sunardi

Bagikan Artikel Ini :